Benarkah Vape Akan Dilarang di Indonesia?

Vape atau rokok elektrik kini semakin banyak dirusak jamur. Pengguna tidak hanya orang muda, dewasa dan orang tua juga banyak orang yang semakin tertarik dengan vapen. Itu benar, baru-baru ini ada berita bahwa vape akan dilarang di Indonesia. Apakah berita ini benar? Rupanya berita ini bukan sosok murni. Meski masih dalam bentuk wacana, ada rencana dari pemerintah Indonesia untuk melarang penggunaan vape. Pihak yang mengusulkan ini adalah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Penny Lukito, kepala Badan Nasional Pengawasan Zat dan Makanan, mengatakan aturan larangan vape akan dimasukkan dalam revisi Peraturan Pemerintah No. 109 tahun 2012, yang kontennya melindungi bahan-bahan yang mengandung zat tambahan dalam bentuk tembakau. produk yang dapat mempengaruhi kesehatan. Penny mengatakan bahwa larangan ini harus memiliki payung hukum. Jika tidak ada, BPOM tidak dapat menjalankan fungsinya untuk mengontrol atau melarang sirkulasi dan penggunaan uap. Payung hukum ini adalah revisi dari peraturan pemerintah.

Usulan untuk melarang vape di Indonesia didasarkan pada adanya berbagai temuan ilmiah yang menunjukkan bahwa penggunaan vape memang berbahaya. Bahkan, BPOM sendiri telah menemukan adanya bahan kimia dalam vape yang dianggap berbahaya bagi kesehatan. Berikut adalah beberapa negara yang telah melarang penggunaan uap.

Thailand
Negara tetangga kita, Thailand, tampaknya telah mempertahankan aturan ketat untuk lalu lintas dan penggunaan vapen sejak 2014. Pemerintah daerah bahkan melarang impor dan ekspor vape dan peralatan terkait. Orang asing yang ingin mengunjungi Tanah Gajah Putih juga tidak diperbolehkan memakai vape.

Jika seseorang melanggar peraturan ini, vape disita dan pemiliknya dapat didenda dalam bentuk denda atau bahkan penjara.

Korea Selatan
Pada 23 Oktober 2019, pemerintah Korea Selatan mengeluarkan seruan untuk tidak menggunakan domba lagi. Faktanya, pemerintah daerah telah membuat peraturan yang lebih ketat untuk melarang ini setelah menemukan bahwa ada beberapa kasus masalah paru-paru akibat penggunaan asap di Amerika Serikat.

India
Pemerintah India melarang penjualan uap sejak September 2019. Mereka menyebutkan penggunaan e-rokok yang telah ditemukan menyebabkan masalah kesehatan, terutama pada remaja. Bahkan dikatakan bahwa efek e-rokok adalah sama dibandingkan dengan penggunaan rokok konvensional.

Amerika Serikat
Pemerintah AS memastikan bahwa penjualan uap terbatas. Ini karena ditemukannya kasus 2.000 orang yang perlu dirawat di rumah sakit dan 40 kasus kematian akibat penyakit misterius akibat penggunaan vape sejak Maret 2019 sejak itu. Presiden Donald Trump membenarkan bahwa dia akan segera mengeluarkan peraturan mengenai masalah ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *